Deltanewsroom | Sumbawa, 6 Agustus 2026 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus mendorong penguatan peran perempuan dalam menggerakkan perekonomian daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., saat menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Sumbawa periode 2026–2031 yang berlangsung di Ballroom La Grande Sumbawa Grand Hotel.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Forkopimda Kabupaten Sumbawa, Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Ketua GOW Kabupaten Sumbawa, Ketua DPD IWAPI Provinsi Nusa Tenggara Barat Eristiana, S.E., serta jajaran pengurus dan anggota IWAPI Kabupaten Sumbawa.
Dalam pelantikan tersebut, Hj. Hayati Zohran kembali dipercaya memimpin DPC IWAPI Kabupaten Sumbawa untuk periode 2026–2031. Kepercayaan tersebut menjadi kelanjutan kepemimpinannya dalam organisasi sekaligus amanah untuk memperkuat kontribusi IWAPI dalam mendukung perempuan pengusaha dan pengembangan dunia usaha di Kabupaten Sumbawa.
Dalam sambutannya, Bupati Jarot menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurutnya, berbagai usaha yang dijalankan perempuan, mulai dari pengolahan pangan lokal, kuliner, kerajinan, tenun, hingga pemasaran melalui platform digital, memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.
Bupati berharap IWAPI tidak berhenti pada kegiatan organisasi dan seremonial, tetapi mampu menjadi ruang belajar, kolaborasi, inovasi, serta pendampingan bagi para pelaku usaha perempuan agar dapat meningkatkan kapasitas dan membawa usahanya naik kelas.
“Saya berharap IWAPI tidak hanya menjadi organisasi yang sibuk dengan rapat dan kegiatan seremonial. IWAPI harus menjadi rumah belajar, rumah kolaborasi, rumah inovasi, sekaligus rumah pendampingan agar UMKM benar-benar naik kelas,” kata Bupati.n.


Lebih lanjut, Bupati menyebut Kabupaten Sumbawa memiliki beragam potensi unggulan yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi, di antaranya tenun khas Sumbawa, madu hutan, kopi Batulanteh, hasil perikanan, jagung, sapi, serta berbagai produk ekonomi kreatif lainnya.
Menurutnya, tantangan dunia usaha saat ini tidak hanya terletak pada kemampuan menghasilkan produk, tetapi juga bagaimana meningkatkan nilai tambah melalui inovasi, kemasan yang menarik, menjaga kualitas, memperluas pemasaran digital, serta membuka akses pasar hingga tingkat nasional dan internasional.
Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, perbankan, media, dan organisasi pengusaha. Sinergi berbagai pihak dinilai menjadi kunci untuk memperkuat ekosistem usaha sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pemerintah memiliki regulasi, dunia usaha memiliki inovasi, akademisi memiliki ilmu, perbankan memiliki dukungan pembiayaan, media memiliki ruang publikasi, dan organisasi seperti IWAPI memiliki jaringan yang mampu menyatukan semuanya. Jika seluruh elemen bergerak bersama, saya yakin ekonomi Kabupaten Sumbawa akan tumbuh lebih cepat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPC IWAPI Kabupaten Sumbawa Hj. Hayati Zohran menyampaikan bahwa kepemimpinan periode 2026–2031 akan diarahkan pada penguatan digitalisasi dan inovasi usaha, peningkatan kompetensi serta kapasitas pelaku usaha, dan penguatan sinergi serta kolaborasi. IWAPI juga berkomitmen menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Sumbawa dengan menyelaraskan program organisasi dengan arah pembangunan daerah.
Pada kesempatan tersebut, Hj. Hayati mengajak seluruh anggota IWAPI menjadikan organisasi sebagai rumah bersama untuk saling mendukung, menginspirasi, dan berkembang menghadapi dinamika dunia usaha serta percepatan transformasi digital.
Mengakhiri arahannya, Bupati Jarot mengajak seluruh perempuan pengusaha di Kabupaten Sumbawa untuk terus berani mengembangkan usaha, meningkatkan kemampuan, dan tidak takut menghadapi perubahan. Pemerintah Kabupaten Sumbawa, lanjutnya, berkomitmen menciptakan iklim usaha yang kondusif melalui penguatan UMKM, pengembangan ekonomi kreatif, peningkatan kualitas sumber daya manusia, digitalisasi pelayanan, serta kemudahan berusaha guna mendukung terwujudnya Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera.(red)
Reporter: Muhammad Irsan
Penulis & Editor: Tim Redaksi