Sail to Indonesia 2026 Singgah di Sumbawa, Alam dan Budaya Lokal Diperkenalkan ke Dunia

Deltanewsroom | Sumbawa, 21 September 2026 -Laut membawa puluhan wisatawan dari berbagai negara tiba di Sumbawa. Namun bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa, kedatangan mereka bukan sekadar persinggahan dalam perjalanan laut. Momen tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan alam, budaya, dan potensi ekonomi Sumbawa langsung kepada dunia.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyambut puluhan yachter dari berbagai negara dalam Welcome Ceremony Sail to Indonesia Sumbawa 2026 yang berlangsung di Pantai Saliper Ate, Sumbawa Besar, Senin sore (21/9/2026).

Kegiatan berlangsung meriah dan penuh keakraban. Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Sumbawa, Wakil Ketua I DPRD Sumbawa, Kapolres Sumbawa, Kajari Sumbawa, Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK, Ketua DWP, para Staf Ahli, Asisten, kepala perangkat daerah, serta jajaran terkait lainnya.

Para tamu disambut dengan pertunjukan seni budaya Sumbawa. Rangkaian acara diawali persembahan tari tradisional, dilanjutkan sambutan penyelenggara Sail to Indonesia Mr. Raymond Lesmana, penampilan Ngumang, serta Karaci Dea Busing dari Kecamatan Lape.

Para yachter tampak antusias menikmati pertunjukan yang disuguhkan. Suasana semakin hangat ketika seni dan budaya lokal menjadi bagian dari penyambutan para wisatawan yang datang melalui jalur pelayaran internasional tersebut.

Dalam sambutannya, Raymond Lesmana menjelaskan bahwa Sail to Indonesia telah menjadikan Sumbawa sebagai bagian dari jalur pelayaran internasional sejak 2017. Konsep rally yang digunakan memungkinkan perjalanan para peserta berlangsung lebih terorganisir sekaligus memberi kesempatan kepada wisatawan untuk singgah dan mengenal berbagai kekayaan alam serta budaya Indonesia.

Sumbawa menjadi salah satu bagian dari perjalanan tersebut. Di daerah ini, para wisatawan tidak hanya berhenti untuk melanjutkan perjalanan, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mengenal destinasi, budaya, dan masyarakat setempat. Puncak acara ditandai dengan sambutan Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. yang disampaikan dalam bahasa Inggris. Bupati menyampaikan selamat datang kepada para yachter dan berharap kunjungan mereka meninggalkan kesan yang lebih panjang daripada sekadar waktu persinggahan.

Bupati berharap para wisatawan tidak hanya membawa kembali kapal mereka untuk melanjutkan perjalanan, tetapi juga membawa cerita dan kenangan tentang Sumbawa. Menurutnya, Sail to Indonesia bukan sekadar jalur persinggahan kapal. Kehadiran para wisatawan menjadi kesempatan bagi Sumbawa untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat internasional.

Para wisatawan, kata Bupati, dapat menikmati berbagai pengalaman di Sumbawa, mulai dari menyaksikan hiu paus di Teluk Saleh, menikmati atraksi Barapan Kebo, menjelajahi alam, mengenal budaya, hingga berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Bupati juga memperkenalkan potensi ekonomi biru Sumbawa yang mencakup pariwisata bahari, perikanan, kelautan, UMKM, hingga ekonomi kreatif. Pengembangan kawasan SAMOTA (Saleh Bay, Moyo and Tambora) terus didorong sebagai kawasan strategis dengan beragam potensi pengembangan.

Salah satu kekuatan yang diperkenalkan adalah Teluk Saleh dengan keberadaan hiu paus. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa berdasarkan data pemantauan yang dimiliki, sedikitnya 174 individu hiu paus telah teridentifikasi di Teluk Saleh. Keberadaan tersebut menjadi bagian dari kekayaan bahari yang perlu dijaga. Kebersihan laut dan kelestarian ekosistem Teluk Saleh, menurut Bupati, memiliki kaitan langsung dengan keberlanjutan konservasi, pariwisata, sekaligus penghidupan masyarakat.

Tak hanya laut, Sumbawa juga diperkenalkan melalui keragaman budayanya. Berbagai festival yang digelar di sejumlah kecamatan menjadi bagian dari kekayaan daerah yang dapat dinikmati wisatawan. Setiap wilayah memiliki cerita, tradisi, kuliner, dan potensi yang dapat menjadi bagian dari pengalaman wisata di Sumbawa.

Bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa, kedatangan para yachter membuka ruang promosi yang berbeda. Wisatawan internasional datang melalui laut, melihat langsung bentang alam dan kehidupan masyarakat, lalu membawa pengalaman tersebut ke tempat mereka kembali. Menutup sambutannya, Bupati Jarot menyampaikan pesan sederhana kepada para wisatawan: “Enjoy Sumbawa. Explore Sumbawa. And please, tell the world about Sumbawa.”

Pesan tersebut menjadi penutup yang sekaligus menggambarkan harapan Pemerintah Kabupaten Sumbawa agar pengalaman para yachter tidak berhenti di Pantai Saliper Ate. Mereka diharapkan pulang membawa cerita tentang laut Sumbawa yang kaya, budaya yang tetap hidup, masyarakat yang ramah, serta potensi ekonomi daerah yang terus berkembang.

Welcome Ceremony Sail to Indonesia Sumbawa 2026 pun menjadi lebih dari sekadar agenda penyambutan. Dari tepian Pantai Saliper Ate, Sumbawa membuka jendela bagi wisatawan internasional untuk melihat langsung wajah daerah – melalui lautnya, budayanya, dan keramahan masyarakatnya.(red)

Penulis & Editor: Tim Redaksi
Sumber Foto: Tim Redaksi