Bukan Sekadar Menambah Anggaran, Bupati Jarot Dorong Belanja yang Memberi Dampak

Deltanewsroom | Sumbawa, 7 September 2026 – Sementara itu, Pendapatan Transfer ditargetkan mencapai Rp1,67 triliun, sedangkan Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah sebesar Rp20,95 miliar yang bersumber dari pembagian keuntungan bersih PT Amman Mineral Nusa Tenggara tahun 2025.

Dari sisi belanja, Pemkab Sumbawa merencanakan alokasi Rp2,14 triliun atau meningkat Rp224,52 miliar dari anggaran semula. Tambahan anggaran tersebut diarahkan untuk memperkuat pelayanan dasar dan menjawab kebutuhan masyarakat, mulai dari penanganan dampak banjir dan musibah kebakaran, peningkatan pendidikan dan kesehatan, hingga pemenuhan insentif tenaga pendidik dan dokter internship.

Anggaran juga mencakup penyelesaian pekerjaan tahun sebelumnya, pembayaran TPG guru, pelaksanaan MTQ, penghargaan bagi atlet dan qori berprestasi, beasiswa mahasiswa kurang mampu, Pokok-Pokok Pikiran DPRD, serta sejumlah program prioritas dan unggulan daerah.

Pada sisi pembiayaan, Penerimaan Pembiayaan direncanakan sebesar Rp201,69 miliar yang bersumber dari penyesuaian SiLPA berdasarkan hasil audit BPK-RI atas LKPD 2025. Sementara Pengeluaran Pembiayaan menjadi nol rupiah setelah penyertaan modal awal dialihkan untuk mendukung belanja operasional dan belanja modal program UPLAND sesuai ketentuan.

Bupati menegaskan, penguatan fiskal daerah terus menjadi perhatian pemerintah melalui intensifikasi dan ekstensifikasi PAD berbasis digital, optimalisasi aset daerah, serta penyelarasan program daerah dengan kebijakan nasional. Langkah tersebut diarahkan agar pengelolaan anggaran tidak berhenti pada aspek administrasi, tetapi benar-benar menghasilkan manfaat yang dirasakan masyarakat.

Rapat paripurna kemudian dilanjutkan dengan agenda penyampaian laporan hasil Reses II DPRD Kabupaten Sumbawa Tahun 2026.(red)

Penulis & Editor: Tim Redaksi
Sumber Foto: Tim Redaksi