Insiden Tambang Lantung, Bupati Jarot Gerak Cepat Koordinasikan Penanganan Korban

Deltanewsroom | Sumbawa, 6 September 2026 – Respons cepat dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyusul insiden di lokasi tambang rakyat yang belum berizin di Kecamatan Lantung. Begitu menerima laporan dari Camat Lantung pada Rabu malam, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., langsung mengoordinasikan penanganan bersama jajaran terkait hingga dini hari.

Bupati mengatakan, laporan tersebut diterimanya sekitar pukul 22.00 WITA. Setelah mendapat informasi, ia segera berkoordinasi dengan Kapolres Sumbawa, Sekretaris Daerah, BPBD, dan Dinas Kesehatan untuk memastikan seluruh unsur yang dibutuhkan bergerak ke lokasi dan membantu penanganan para korban.

“Setelah mendapat laporan dari Pak Camat Lantung terkait insiden tersebut, langsung saya kontak Ibu Kapolres, Pak Sekda, Kepala BPBD, Kepala Dikes. Saya memastikan semua perangkat Dikes turun bersama tim BPBD. Kami koordinasi sampai jam 2 dini hari,” ujar Bupati.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan proses pencarian, evakuasi, dan penanganan korban dapat berjalan secepat mungkin. Setelah seluruh korban ditemukan, penanganan kemudian disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

Korban yang meninggal dunia langsung diantar ke rumah keluarga, sementara korban dengan kondisi luka berat dirujuk ke Sumbawa untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Adapun korban yang mengalami luka ringan diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing setelah mendapatkan penanganan.

Sebagai langkah pengamanan, Bupati bersama Kapolres juga menyepakati agar lokasi kejadian dipasang garis polisi. Langkah tersebut dilakukan untuk mengamankan lokasi sekaligus menjadi bagian dari tindak lanjut atas insiden yang terjadi.

“Kami sepakati dengan Kapolres agar lokasi tersebut untuk dipolice line,” jelas Jarot.

Di sisi lain, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah melaporkan kejadian tersebut kepada Gubernur NTB dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi NTB untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.

Menurutnya, kewenangan terkait perizinan dan pengawasan oleh inspektur tambang berada pada pemerintah provinsi. Karena itu, Pemkab Sumbawa akan menunggu arahan dan langkah lanjutan dari pemerintah provinsi melalui Dinas Pertambangan/ESDM NTB. Bupati juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah sebelumnya telah mengambil langkah pencegahan. Pada bulan sebelumnya, dirinya bersama anggota Forkopimda telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap aktivitas penambangan rakyat di Kecamatan Lantung.

Dalam kegiatan tersebut, para pelaku penambangan rakyat yang belum memiliki izin telah diminta menghentikan aktivitasnya. Langkah tersebut menunjukkan bahwa aspek keselamatan dan kepatuhan terhadap ketentuan menjadi perhatian pemerintah daerah dalam aktivitas pertambangan di wilayah tersebut. Bupati menegaskan, tindak lanjut terhadap kondisi di lapangan akan dilakukan dengan tetap berkoordinasi bersama pemerintah provinsi sebagai pihak yang memiliki kewenangan dalam urusan perizinan dan pengawasan pertambangan.

Atas musibah tersebut, Bupati menyampaikan duka cita kepada keluarga korban dan berharap mereka yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Ia juga mendoakan para korban yang sedang menjalani perawatan agar segera diberikan kesembuhan.

“Harapan kami, saudara kita yang meninggal dunia husnul khatimah dan yang sedang dirujuk maupun berobat di rumah segera pulih,” ungkapnya.

Bersamaan dengan itu, Bupati kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas penambangan rakyat tanpa izin. Menurutnya, aspek keselamatan harus menjadi perhatian utama, terlebih aktivitas pertambangan memiliki risiko yang tidak dapat diabaikan.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa pun mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan ketentuan perizinan dan selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas yang dilakukan.

“Dan kami mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aktivitas penambangan rakyat yang tidak berizin. Jaga keselamatan,” tegas Bupati.(red)

Penulis & Editor: Tim Redaksi
Sumber Foto: Tim Editor