Deltanewsroom | Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengawali rangkaian Safari Ramadan 2026 dengan mengunjungi Masjid At-Taqwa, Desa Batu Tering, Kecamatan Moyo Hulu, Jumat (20/02/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., yang memulai agenda dengan melaksanakan salat Jumat berjamaah bersama masyarakat setempat.
Salat Jumat dipimpin oleh Ustadz Joni Sutarman, Lc., yang bertindak sebagai imam sekaligus khatib. Usai ibadah, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyerahkan sejumlah bantuan untuk mendukung kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat. Bantuan tersebut berupa dana Rp20 juta untuk pembangunan Masjid At-Taqwa Batu Tering, sepuluh mushaf Al-Qur’an dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, serta 20 paket sembako dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa.
Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot menegaskan bahwa Safari Ramadan tidak semata menjadi agenda seremonial, tetapi diarahkan sebagai ruang silaturahmi sekaligus sarana menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menyampaikan bahwa kunjungan pemerintah ke desa tidak boleh menambah beban sosial bagi warga, sehingga kehadiran pemerintah harus disertai dengan dukungan konkret bagi masyarakat.
Bupati juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus melakukan komunikasi dan pendekatan dengan pemerintah pusat untuk menghadirkan berbagai program pembangunan ke daerah. Upaya tersebut diharapkan dapat membuka peluang pendanaan baru serta mempercepat realisasi berbagai program strategis di Kabupaten Sumbawa.


Momentum Safari Ramadan ini sekaligus menjadi refleksi satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Sumbawa. Bupati Jarot menyampaikan bahwa sejumlah pembenahan telah dilakukan, terutama dalam tata kelola keuangan daerah yang berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian pada tahun 2025. Meski demikian, ia menilai masih banyak agenda pembangunan yang perlu diselesaikan sehingga perangkat daerah diminta bekerja lebih cepat, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Selain itu, Bupati juga memaparkan arah penguatan ekonomi daerah melalui pengembangan sektor industri dan pemanfaatan potensi lokal. Beberapa di antaranya meliputi pengembangan industri garam, industri unggas di Serading, industri tambak di wilayah Penyaring, serta potensi industri pertambangan di wilayah selatan Kabupaten Sumbawa.
Ia juga menyinggung implementasi program Sumbawa Hijau Lestari yang mendapat perhatian pemerintah provinsi dan pusat, serta penguatan sektor pendidikan melalui program Sekolah Rakyat dan upaya menghadirkan sekolah terintegrasi serta Sekolah Unggul Garuda di Kabupaten Sumbawa sebagai bagian dari program pemerintah pusat.
Safari Ramadan hari pertama tersebut menjadi momentum interaksi langsung antara pemerintah daerah dan masyarakat di tingkat desa. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ruang penyampaian arah pembangunan daerah secara terbuka, sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dalam suasana religius dan kebersamaan. (Delta)