Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Sumbawa, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar Haflah Al-Qur’an di Masjid Agung Nurul Huda, Selasa (20/1/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., yang sekaligus menyerahkan bantuan zakat kepada 1.000 mustahik melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa.
Dalam sambutannya, Bupati Jarot menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membangun generasi Qur’ani melalui gerakan Sumbawa Mengaji. Momentum peringatan HUT daerah ini, menurutnya, menjadi langkah awal membuka fasilitas pemerintah sebagai pusat pembelajaran dan penghafalan Al-Qur’an bagi masyarakat.
Bupati Jarot menginstruksikan agar Pendopo Bupati serta Gedung Bala Putih yang telah rampung direnovasi dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan Tahfiz Al-Qur’an. Program tersebut dirancang terbuka dan gratis bagi anak-anak Sumbawa, khususnya pelajar sekolah umum yang tidak menempuh pendidikan di pesantren.
“Kita mulai dari pendopo untuk kegiatan Tahfiz Al-Qur’an. BAZNAS akan mendukung insentif pengajar, termasuk penyediaan tempat tinggalnya. Program ini gratis dan terbuka untuk masyarakat,” ujar Bupati Jarot di hadapan jamaah.


Ia juga menekankan bahwa hafalan Al-Qur’an memiliki nilai strategis bagi masa depan generasi muda. Sertifikat hafalan, lanjutnya, dapat menjadi jalur afirmasi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi hingga peluang masuk institusi negara seperti TNI, Polri, dan sekolah kedinasan.
Selain fokus pada penguatan nilai keagamaan, Bupati Jarot mengapresiasi kinerja BAZNAS Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Syukri Rahmat, S.Ag., M.M., Inov. Penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) tercatat meningkat signifikan dari Rp3 miliar menjadi Rp4,4 miliar.
Dana ZIS tersebut disalurkan dalam berbagai program sosial, di antaranya santunan bagi 1.000 mustahik senilai Rp300 juta, bantuan modal usaha UMKM, pengadaan 40 unit rombong, rehabilitasi 40 unit rumah tidak layak huni, insentif guru ngaji, serta dukungan alat kesehatan.
Bupati juga memberi perhatian khusus terhadap keberlangsungan Guru Ngaji dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang mulai berkurang di sejumlah wilayah. Ia telah menginstruksikan jajaran terkait untuk melakukan pendataan TPQ aktif, khususnya yang melaksanakan kegiatan belajar mengaji pada waktu Subuh, siang, maupun malam.
“Guru ngaji yang fokus mengajar dan tidak memiliki waktu bekerja akan kita beri perhatian khusus. Tradisi mengaji harus hidup kembali di setiap sudut Sumbawa,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Bupati Jarot mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pengusaha, petani, dan pedagang, untuk menyalurkan ZIS melalui BAZNAS agar pendistribusiannya lebih terarah dan merata.
“Dengan gerakan zakat dan mengaji, kita berharap Sumbawa menjadi daerah yang aman, sejahtera, dan penuh keberkahan,” pungkasnya.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua IFQAH Sumbawa, H. Varian Bintoro, S.Sos., M.Si., yang melaporkan keberhasilan tim Haflah Al-Qur’an Sumbawa dalam menggerakkan program Sumbawa Mengaji hingga menjangkau wilayah barat sampai timur Kabupaten Sumbawa.