62 Tim Ramaikan Berare Cup II, Wabup Ansori Bidik Talenta Muda ke Kompetisi Lebih Tinggi

Deltanewsroom | Sumbawa, 23 September 2026 – Lapangan desa kembali menunjukkan perannya sebagai ruang tumbuh bagi talenta muda Sumbawa. Semarak Turnamen Mini Soccer Berare Cup II Tahun 2026 tidak hanya menghadirkan persaingan antartim, tetapi juga menjadi panggung bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan dan membuka peluang menuju kompetisi yang lebih tinggi.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, saat menyaksikan langsung partai final Berare Cup II di Lapangan Zainuddin Rebo, Desa Berare, Kecamatan Moyo Hilir, Rabu (23/9/2026).

Am Brother FC Desa Berare berhasil keluar sebagai juara pertama setelah menuntaskan laga final menghadapi Maira FC Desa Muer, Kecamatan Plampang. Maira FC harus puas sebagai runner up, sementara posisi juara tiga bersama ditempati tim Berare dan Pamangong.

Di tengah riuh dukungan masyarakat yang memadati lapangan, Wabup Ansori mengapresiasi penyelenggaraan turnamen tersebut. Menurutnya, kompetisi di tingkat desa memiliki manfaat lebih luas karena menjadi ruang silaturahmi sekaligus wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat olahraga.

Ia berharap Berare Cup tidak berhenti sebagai agenda kompetisi semata, tetapi terus dikembangkan sehingga mampu menjadi bagian dari jalur pembinaan sepak bola di Kabupaten Sumbawa. “Kita berharap kegiatan ini tetap berlanjut. Para pemain juga kita harapkan bisa masuk ke Liga 4 dan Liga Sumbawa,” ujar Wabup.

Ansori menilai potensi sepak bola Sumbawa tersebar hingga ke pelosok desa. Hampir setiap desa memiliki lapangan yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang latihan dan pengembangan bakat generasi muda.“Setiap desa di Sumbawa ini ada lapangan bolanya. Kita harus bangga menjadi orang desa,” tegasnya.

Karena itu, keberadaan fasilitas olahraga di desa menurutnya perlu dirawat dan dimanfaatkan secara maksimal. Wabup juga mengajak masyarakat menjaga Lapangan Zainuddin Rebo agar tetap bersih, tertata, dan asri melalui penghijauan serta kepedulian bersama terhadap lingkungan.

Bagi Ansori, lapangan olahraga yang terawat bukan hanya menjadi tempat pertandingan, tetapi dapat berkembang menjadi ruang publik yang nyaman bagi masyarakat. Dari tempat seperti inilah interaksi sosial, aktivitas pemuda, dan pembinaan olahraga dapat berjalan secara berkelanjutan.

Pesan serupa disampaikannya terkait keberadaan karang taruna. Wabup mendorong organisasi kepemudaan di desa kembali dihidupkan dan diisi dengan berbagai kegiatan produktif.“Karang taruna harus dihidupkan, karena menjadi jembatan untuk menggerakkan pembangunan desa,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Berare, Ulul Azmi, menyampaikan bahwa Berare Cup II telah berlangsung sejak 15 Agustus 2026 dan diikuti 62 peserta. Selain penghargaan bagi tim terbaik, panitia juga memberikan apresiasi individu kepada Arbi dari Am Brother FC sebagai Top Score dan Hendri sebagai Best Player.

Sebagai bentuk dukungan terhadap para peserta, Wabup Ansori turut memberikan hadiah uang tunai secara pribadi kepada para pemenang.

Final Berare Cup II turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, unsur Forkopimcam Moyo Hilir, anggota DPRD Sumbawa, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta masyarakat yang memadati lapangan.

Bagi Pemkab Sumbawa, geliat olahraga seperti Berare Cup menunjukkan bahwa desa memiliki peran penting dalam membangun ekosistem olahraga daerah. Dari kompetisi yang tumbuh di lapangan desa, talenta-talenta muda diharapkan dapat terus diasah hingga mampu melangkah ke panggung kompetisi yang lebih tinggi dan membawa nama Sumbawa.(red)

Penulis & Editor: Tim Redaksi
Sumber Foto: Instagram Prokopim Kabupaten Sumbawa