Deltanewsroom | Sumbawa, 5 September 2026 – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Falah, Desa Karang Dima, Sabtu (5/9/2026), menjadi pengingat pentingnya mewariskan nilai perjuangan dan keteladanan Rasulullah kepada generasi penerus.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., saat menghadiri peringatan Maulid Nabi di tengah masyarakat Desa Karang Dima. Menurutnya, hakikat Maulid tidak sekadar memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi menjadi kesempatan untuk kembali mengingat perjalanan dan perjuangan beliau dalam membawa perubahan besar bagi peradaban umat manusia.
Bupati H. Jarot menilai nilai sejarah dan perjuangan Rasulullah perlu terus diperkenalkan kepada anak-anak dan generasi muda. Pengetahuan tentang keteladanan Nabi, menurutnya, tidak boleh hanya menjadi warisan bagi generasi yang lebih tua, tetapi harus diteruskan agar generasi berikutnya memahami nilai-nilai yang dibawa Rasulullah.
“Generasi muda dan anak-anak kita harus terus kita ajarkan soal perjuangan Nabi Muhammad. Jangan hanya orang-orang tua saja yang tahu, agar seluruh umatnya kelak mendapatkan syafaat di hari akhir,” ujarnya.
Bagi Bupati, mengenalkan perjuangan Rasulullah sejak dini merupakan bagian penting dalam membangun karakter generasi. Keteladanan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat menjadi nilai yang membentuk perilaku anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.


Sejalan dengan itu, H. Jarot juga mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan fungsi masjid sebagai pusat kehidupan umat. Masyarakat didorong untuk meramaikan masjid di lingkungan masing-masing, salah satunya dengan menggiatkan Shalat Subuh berjamaah.
Menurutnya, kebiasaan tersebut tidak hanya memperkuat kehidupan ibadah, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan antarwarga. Masjid yang hidup diharapkan mampu menjadi salah satu benteng spiritual masyarakat sekaligus ruang pembinaan generasi muda.
Selain menguatkan kehidupan masjid, Bupati juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian sosial melalui infak dan sedekah. Ia mengimbau agar dana umat tersebut disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), sehingga pengelolaannya dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan transparan.
Pengelolaan dana umat yang baik diharapkan mampu memperluas manfaat bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan. Dengan demikian, semangat ibadah yang dibangun melalui peringatan Maulid dapat berlanjut dalam bentuk kepedulian dan kontribusi nyata bagi sesama.
Pesan Bupati tersebut menempatkan peringatan Maulid sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat secara utuh. Kecintaan kepada Rasulullah tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga melalui upaya mengenalkan perjuangannya kepada generasi muda, memakmurkan masjid, serta memperkuat kepedulian sosial.
Melalui semangat tersebut, nilai-nilai keteladanan Rasulullah diharapkan terus hidup dan diwariskan lintas generasi, menjadi bagian dari fondasi spiritual dan sosial dalam membangun Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera..(red)
Penulis & Editor: Tim Redaksi
Sumber Foto: Instagram Prokopim Sumbawa