Deltanewsroom | Sumbawa, 30 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa terus memperkuat pelayanan sosial bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian Rumah Singgah BAZNAS Kabupaten Sumbawa di Kota Mataram oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., Kamis (30/7/2026). Fasilitas ini disiapkan sebagai tempat tinggal sementara bagi mustahik beserta keluarga yang menjalani pengobatan lanjutan di rumah sakit rujukan di Kota Mataram.
Peresmian tersebut dihadiri Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ketua BAZNAS Provinsi NTB, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, tokoh masyarakat Sumbawa di Mataram, serta masyarakat sekitar.
Dalam sambutannya, Bupati Jarot menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa yang terus menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Menurutnya, Rumah Singgah BAZNAS merupakan bentuk nyata kepedulian bersama untuk membantu warga Sumbawa yang sedang berjuang mendapatkan pelayanan kesehatan agar tidak lagi terbebani oleh persoalan tempat tinggal selama menjalani pengobatan.
“Kehadiran Rumah Singgah BAZNAS ini menjadi ikhtiar bersama untuk meringankan beban masyarakat. Kita ingin memastikan bahwa warga Sumbawa yang sedang berjuang mendapatkan kesembuhan tidak lagi dipusingkan dengan persoalan tempat tinggal selama menjalani pengobatan di Kota Mataram,” ujar Bupati.


Bupati juga mengapresiasi perkembangan pengelolaan zakat di Kabupaten Sumbawa yang dinilai semakin baik. Ia mengungkapkan bahwa penghimpunan zakat yang sebelumnya berada di kisaran Rp3 miliar terus mengalami peningkatan. Pemerintah Kabupaten Sumbawa pun optimistis target penghimpunan zakat sebesar Rp7 miliar pada tahun 2027 dapat tercapai melalui sinergi seluruh pihak dan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai instrumen bantuan sosial, tetapi juga menjadi pilar penting dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat. Berbagai program BAZNAS, mulai dari layanan kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, hingga rehabilitasi rumah tidak layak huni, dinilai telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam meningkatkan kualitas hidup warga.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Dea Guru Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov., menjelaskan bahwa Rumah Singgah BAZNAS merupakan salah satu program yang telah ditetapkan dalam RKAT BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Fasilitas tersebut diperuntukkan bagi mustahik asal Kabupaten Sumbawa beserta keluarganya yang menjalani pengobatan di Kota Mataram dengan mekanisme pemanfaatan sesuai standar operasional yang telah ditetapkan.
Ia mengungkapkan bahwa selama ini tidak sedikit keluarga mustahik yang harus mengeluarkan biaya besar, bahkan menjual harta benda, untuk memenuhi kebutuhan akomodasi selama mendampingi anggota keluarga yang menjalani pengobatan. Kehadiran rumah singgah diharapkan dapat mengurangi beban tersebut sekaligus memberikan kenyamanan bagi para penerima manfaat.
Selain itu, Ketua BAZNAS menyampaikan bahwa BAZNAS Kabupaten Sumbawa menyalurkan dana zakat rata-rata lebih dari Rp400 juta setiap bulan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat. BAZNAS Kabupaten Sumbawa juga telah meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BAZNAS Provinsi NTB dan berkomitmen terus bersinergi mendukung program-program prioritas Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mewujudkan masyarakat yang unggul, maju, dan sejahtera.(red)
Reporter: Muhammad Irsan
Penulis & Editor: Tim Redaksi