Bupati Sumbawa: WTP Bukan Tujuan Akhir, APBD Harus Berdampak bagi Masyarakat

Deltanewsroom | Sumbawa, 13 Juli 2026 – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menyampaikan jawaban pemerintah daerah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Sumbawa terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa, Senin (13/7/2026).

Dalam penyampaiannya, Bupati Syarafuddin Jarot menyampaikan apresiasi kepada seluruh fraksi DPRD atas berbagai pandangan, masukan, serta saran konstruktif yang diberikan. Menurutnya, pandangan fraksi merupakan bagian dari komitmen bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, efektif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Bupati menegaskan bahwa opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kembali diraih Pemerintah Kabupaten Sumbawa merupakan hasil sinergi yang baik antara eksekutif dan legislatif dalam mengelola keuangan daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa capaian tersebut bukanlah tujuan akhir penyelenggaraan pemerintahan.

“Opini WTP merupakan wujud tata kelola keuangan yang baik, tetapi keberhasilan pembangunan tidak semata-mata diukur dari capaian administratif. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana APBD benar-benar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Bupati.

Terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD), Bupati menjelaskan bahwa dari total realisasi pendapatan daerah Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp2,374 triliun, kontribusi PAD mencapai Rp242,29 miliar atau sekitar 11,29 persen. Pendapatan tersebut bersumber dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain PAD yang sah.

Untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah, Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan terus melakukan berbagai langkah strategis, di antaranya intensifikasi dan ekstensifikasi PAD melalui digitalisasi pelayanan, perluasan basis pajak dan retribusi, optimalisasi pemanfaatan aset daerah, peningkatan kepatuhan wajib pajak, hingga pengembangan sumber-sumber pendapatan baru.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung berbagai Program Strategis Nasional (PSN), seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta rencana operasional tambang Dodo-Rinti. Menurutnya, dukungan tersebut diwujudkan melalui penyelarasan kebijakan pembangunan daerah, penyediaan infrastruktur pendukung, penguatan koordinasi lintas sektor, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal.

“Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen menyukseskan berbagai Program Strategis Nasional melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, kami mencanangkan tagline ‘Melesat Bersama PSN’ sebagai semangat bersama untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumbawa,” ujar Bupati.

Mengakhiri penyampaiannya, Bupati kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta memastikan setiap kebijakan dan anggaran daerah mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.

“Kami akan terus menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah dan memastikan setiap rupiah APBD benar-benar kembali kepada masyarakat melalui program-program pembangunan yang tepat sasaran, berkualitas, dan berkelanjutan,” pungkasnya.(red)

Reporter: Muhammad Irsan
Penulis & Editor: Tim Redaksi