Deltanewsroom | Sumbawa, 25 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus berupaya merealisasikan berbagai program prioritas yang menjadi bagian dari komitmen pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, saat menerima audiensi mahasiswa di Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (25/06/2026).
Dalam dialog tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah masukan serta mempertanyakan perkembangan pelaksanaan program-program unggulan Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Menanggapi hal itu, Wabup Ansori menjelaskan berbagai langkah yang telah dilakukan pemerintah daerah untuk memastikan program prioritas dapat berjalan secara bertahap dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Wabup menegaskan bahwa program unggulan yang telah dirancang pemerintah daerah merupakan amanah yang harus dilaksanakan. Menurutnya, setiap komitmen kepada masyarakat memiliki tanggung jawab besar untuk diwujudkan melalui kerja nyata dan perencanaan yang matang.
“Janji adalah amanah yang harus ditunaikan. Pemerintah tentu memiliki tanggung jawab untuk memastikan program-program tersebut berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Ansori.
Ia menjelaskan, sejumlah program saat ini mulai menunjukkan progres, salah satunya di sektor pertanian melalui pembangunan infrastruktur pendukung berupa sumur bor dan jaringan perpipaan. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat ketersediaan air bagi petani sehingga produktivitas pertanian dapat meningkat.

Selain itu, Wabup juga menyampaikan langkah pemerintah daerah dalam melakukan penataan distribusi gas LPG subsidi 3 kilogram. Pemkab Sumbawa, kata dia, telah membentuk tim pengendalian dan melakukan berbagai upaya pengawasan, termasuk koordinasi dengan pihak terkait, inspeksi lapangan, hingga penindakan terhadap pangkalan yang terbukti melakukan pelanggaran.
Menurutnya, pemerintah daerah juga telah mengeluarkan kebijakan untuk memperbaiki tata kelola distribusi LPG subsidi agar masyarakat penerima manfaat mendapatkan haknya sesuai ketentuan.
“Kami terus melakukan pengawasan agar distribusi LPG subsidi berjalan tepat sasaran dan tidak merugikan masyarakat,” jelasnya.
Dalam bidang pendapatan daerah, Pemkab Sumbawa juga terus melakukan pembenahan melalui pembaruan data Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang nantinya dapat mendukung pembiayaan pembangunan.
Sementara pada sektor infrastruktur, Wabup Ansori menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah melakukan identifikasi terhadap sejumlah kebutuhan pembangunan dan perbaikan jalan maupun jembatan. Pemkab Sumbawa juga terus membangun komunikasi dengan pemerintah pusat untuk mendapatkan dukungan anggaran dalam mempercepat pembangunan infrastruktur.
Untuk memperluas kesempatan kerja masyarakat, pemerintah daerah juga menjalankan berbagai program melalui pelatihan keterampilan, dukungan bagi pelaku UMKM, penguatan kelompok usaha, serta kerja sama penempatan tenaga kerja.
Wabup Ansori mengakui bahwa seluruh program tidak dapat direalisasikan secara instan karena membutuhkan tahapan, perencanaan, serta sinergi dari berbagai pihak.
“Tidak semua program bisa selesai dalam waktu singkat. Tahun awal ini menjadi fase membangun fondasi agar program dapat berjalan kuat dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Di akhir pertemuan, Wabup mengajak mahasiswa dan seluruh elemen masyarakat untuk terus mengambil peran dalam mengawal pembangunan daerah. Menurutnya, kritik, saran, dan pengawasan publik menjadi bagian penting dalam memastikan kebijakan pemerintah berjalan sesuai tujuan.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat terus terjaga sehingga setiap program pembangunan dapat dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat.(red).
Penulis & Editor: Tim Redaksi
Sumber Foto: Instagram Mohamadansori.official