Perluas Layanan Air Bersih, Bupati Jarot Tekankan Optimalisasi SPAM 2026

Deltanewsroom | Sumbawa, April 2026 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus mempercepat peningkatan akses air minum layak melalui program optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) tahun 2026. Upaya ini secara resmi ditandai dengan pembukaan kegiatan sosialisasi konstruksi SPAM oleh Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, di Aula Bapperida, Kamis (23/04/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan NTB, jajaran perangkat daerah, serta berbagai pemangku kepentingan terkait.

Dalam pemaparan yang disampaikan perwakilan Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan NTB, dijelaskan bahwa proyek ini difokuskan pada peningkatan kualitas distribusi air melalui rehabilitasi jaringan perpipaan berkapasitas 3 x 50 liter per detik. Program ini ditargetkan mampu menjangkau sekitar 12 ribu sambungan rumah tangga di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Selain aspek teknis, pelaksanaan proyek juga menekankan prinsip ketepatan mutu, waktu, dan efisiensi biaya. Koordinasi lintas sektor dinilai menjadi faktor krusial untuk memastikan keberhasilan pembangunan, termasuk dalam menjaga keberlanjutan operasional pasca konstruksi.

Bupati Sumbawa dalam sambutannya menegaskan bahwa pengembangan SPAM, khususnya di kawasan Semongkat, merupakan bagian dari strategi jangka menengah daerah dalam memperluas layanan air bersih. Saat ini, sistem tersebut direncanakan melayani lima kecamatan, yakni Labuhan Badas, Sumbawa, Unter Iwes, Moyo Hilir, dan Moyo Utara.

Ia juga menyoroti masih rendahnya cakupan layanan air minum di Sumbawa yang berada di kisaran 12 persen, jauh di bawah target nasional sebesar 43 persen. Kondisi ini, menurutnya, menjadi tantangan sekaligus peluang untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dasar.

Pemerintah daerah, lanjut Bupati, menyambut baik dukungan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum yang berperan penting dalam realisasi program ini. Optimalisasi SPAM tidak hanya berorientasi pada penambahan pelanggan, tetapi juga peningkatan efisiensi distribusi air, termasuk penanganan jaringan lama yang telah berusia puluhan tahun.

“Perbaikan sistem ini diharapkan mampu memaksimalkan potensi sumber air yang ada sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga tengah mempertimbangkan penyesuaian tarif air minum sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan layanan.

Menutup kegiatan tersebut, Bupati mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan proyek, khususnya di wilayah terdampak pembangunan.

Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis dapat mempercepat pemerataan akses air bersih sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Reporter : Muhammad Irsan
Penulis: Fenna Aksara
Editor: Randi Pratama Putra