Deltanewsroom | Sumbawa, 17 April 2026 – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menghadiri Upacara Paripurna 17 April yang digelar di halaman Kantor Bupati Sumbawa, Jumat pagi. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, yang bertindak sebagai inspektur upacara dan diikuti oleh jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimda, ASN, serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam amanatnya, Ketua DPRD menyampaikan sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian bersama, mulai dari musibah kebakaran yang terjadi di beberapa wilayah, kondisi petani saat panen raya, hingga persoalan distribusi LPG 3 kilogram di masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Sumbawa menegaskan bahwa pemerintah daerah siap memperkuat koordinasi lintas sektor guna menindaklanjuti berbagai persoalan yang disampaikan dalam amanat upacara tersebut.
Salah satu isu yang menjadi sorotan adalah musibah kebakaran rumah warga yang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Sumbawa. Dalam kesempatan itu juga disampaikan apresiasi kepada para petugas pemadam kebakaran yang telah bekerja cepat dan penuh keberanian dalam menangani musibah tersebut.


Menurut Wakil Bupati, penanganan bencana maupun musibah sosial membutuhkan respons cepat serta dukungan berbagai pihak agar masyarakat terdampak dapat segera mendapatkan bantuan dan pemulihan.
Selain itu, perhatian juga tertuju pada kondisi petani di Kabupaten Sumbawa yang kerap menghadapi kerugian saat musim panen. Curah hujan tinggi serta keterbatasan fasilitas pengering (dryer) menyebabkan kadar air pada jagung dan padi meningkat, yang berdampak pada turunnya harga jual hasil panen.
Wakil Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat serta instansi terkait guna mendorong penyediaan sarana pendukung pertanian, termasuk mesin pengering dan alat pertanian lainnya, agar produktivitas dan kesejahteraan petani dapat meningkat.
Ia juga menekankan pentingnya validitas data Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) agar bantuan dari pemerintah pusat benar-benar tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh petani.
Dalam kesempatan tersebut, persoalan kelangkaan LPG 3 kilogram atau gas melon juga menjadi perhatian. Wakil Bupati menilai pengawasan distribusi perlu diperkuat agar penyaluran gas bersubsidi dapat tepat sasaran dan tidak merugikan masyarakat kecil.
Selain isu ekonomi dan sosial, Wakil Bupati juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas demokrasi menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2026 di sejumlah desa di Kabupaten Sumbawa. Ia mengingatkan seluruh aparatur pemerintah, termasuk ASN dan perangkat desa, untuk menjaga netralitas serta tidak terlibat dalam praktik politik yang dapat mencederai proses demokrasi di tingkat desa.
Di sisi lain, perhatian terhadap kelestarian lingkungan juga menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah. Wakil Bupati menegaskan bahwa upaya menjaga kawasan hutan dan sumber daya alam harus terus dilakukan agar keberlanjutan lingkungan tetap terjaga bagi generasi mendatang.
Menutup rangkaian kegiatan, Wakil Bupati Sumbawa mengajak seluruh elemen pemerintah dan masyarakat untuk terus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah dengan mengedepankan nilai “Sabalong Samalewa”.
Menurutnya, sinergi antarinstansi dan komitmen kerja yang tulus menjadi kunci untuk menghadirkan pembangunan yang nyata bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa.
Penulis: Fenna Aksara
Editor: Randi Pratama Putra