Deltanewsroom | Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., memimpin langsung Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Sumbawa di Masjid Nurul Iman, Desa Mapin Rea, Kecamatan Alas Barat, Selasa (24/02/2026). Kegiatan yang diawali dengan Shalat Ashar berjamaah tersebut dihadiri unsur pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah, para Asisten, kepala perangkat daerah, Camat Alas Barat, Forkopimcam, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, para kepala desa, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Jarot menjelaskan bahwa pelaksanaan Safari Ramadhan tahun ini mengusung pola berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya kegiatan lebih banyak terpusat pada malam hari, kini agenda dilaksanakan pada siang, sore, dan malam hari guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan.
Menurutnya, pendekatan ini diterapkan untuk efisiensi waktu dan anggaran, sekaligus mengurangi beban masyarakat dalam menyiapkan jamuan berbuka puasa bagi rombongan pemerintah daerah. Dengan format baru tersebut, dalam satu hari rombongan Safari Ramadhan dapat menjangkau dua hingga tiga kecamatan.
“Esensi Safari Ramadhan adalah mempererat silaturahmi dan memastikan pemerintah benar-benar hadir di tengah masyarakat. Dengan pola yang lebih efektif, pelayanan bisa lebih luas dan manfaatnya lebih terasa,” ujar Bupati Jarot.


Safari Ramadhan juga diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Syamsuddin S, S.Pd.I., yang mengajak jamaah memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW serta memaknai ibadah puasa sebagaimana termaktub dalam Surat Al-Baqarah ayat 183 sebagai sarana pembentukan ketakwaan dan konsistensi antara ucapan dan perbuatan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan bantuan pembangunan Masjid Nurul Iman sebesar Rp25 juta dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Selain itu, Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa menyerahkan 10 mushaf Al-Qur’an, sementara BAZNAS Kabupaten Sumbawa menyalurkan 20 paket sembako bagi masyarakat setempat.
Di hadapan jamaah, Bupati Jarot juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan selama lebih dari satu tahun kepemimpinannya. Ia menyebut pembenahan tata kelola keuangan daerah sebagai fondasi awal yang berhasil mengantarkan Kabupaten Sumbawa meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Selain itu, berbagai program strategis nasional mulai berjalan di daerah, seperti pembangunan Jalan Lintas Selatan, pengembangan hilirisasi unggas terintegrasi, rencana Kawasan Ekonomi Khusus Samota, penguatan produksi garam nasional, tambak udang di Penyaring, serta pengembangan sekolah rakyat, sekolah terintegrasi, dan sekolah unggul Garuda.
Melalui Safari Ramadhan 2026 dengan format yang lebih efektif ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi administratif, tetapi juga menyentuh dimensi sosial dan spiritual masyarakat secara berimbang. (Delta)