Deltanewsroom| Sumbawa , 9 Juni 2026 – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mendukung penguatan pertahanan nasional kembali ditunjukkan melalui penandatanganan dan serah terima lahan hibah untuk pembangunan Batalyon Infanteri (Yonif) 16 Marinir di Kabupaten Sumbawa. Penandatanganan hibah dilakukan langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., bersama Panglima Korps Marinir TNI Angkatan Laut, Letjen TNI Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., di Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Korps Marinir TNI AL, unsur Forkopimda Kabupaten Sumbawa, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, para kepala perangkat daerah, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Lahan yang dihibahkan Pemerintah Kabupaten Sumbawa memiliki luas sekitar 55 hektare. Sebanyak 20 hektare berada di kawasan Samota dan akan digunakan sebagai lokasi pembangunan markas Yonif 16 Marinir, sementara 35 hektare lainnya berada di kawasan Teluk Santong yang direncanakan untuk pembangunan kompi komposit.
Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa H. Syarafuddin Jarot menyampaikan bahwa kehadiran Yonif 16 Marinir merupakan kabar baik bagi masyarakat Sumbawa sekaligus menjadi bukti nyata hadirnya program-program strategis pemerintah pusat di daerah.
Menurutnya, pembangunan satuan Marinir tersebut tidak hanya akan memperkuat aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan percepatan pembangunan wilayah.
“Pemerintah Kabupaten Sumbawa sangat menyambut baik pembangunan Yonif 16 Marinir ini. Kami berharap dengan penyerahan lahan yang berada di kawasan strategis Teluk Saleh ini, proses pembangunan dapat segera dimulai sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat,” ujar Bupati Jarot.
Bupati menjelaskan bahwa terealisasinya pembangunan Yonif 16 Marinir merupakan hasil dari berbagai upaya koordinasi dan komunikasi intensif yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dengan pemerintah pusat selama setahun terakhir.


Ia menyebutkan, selain pembangunan Yonif 16 Marinir, sejumlah program nasional lainnya juga mulai direalisasikan di Kabupaten Sumbawa, seperti pembangunan Yon TP 835 Samota di Kerekeh, Program Sekolah Rakyat, hingga proyek hilirisasi unggas terintegrasi.
“Masuknya berbagai program strategis nasional ke Sumbawa akan memberikan efek berganda bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Ini menjadi bukti bahwa Sumbawa semakin dipercaya sebagai daerah yang siap mendukung agenda pembangunan nasional,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati Jarot berharap kehadiran Yonif 16 Marinir dapat memperkuat posisi Kabupaten Sumbawa sebagai salah satu kawasan strategis pertahanan di Pulau Sumbawa sekaligus membuka peluang investasi dan pengembangan wilayah di masa mendatang.
Sementara itu, Panglima Korps Marinir TNI AL, Letjen TNI Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa atas dukungan penuh yang diberikan dalam proses penyediaan lahan pembangunan satuan Marinir tersebut.
Menurutnya, langkah cepat pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam percepatan realisasi pembangunan Yonif 16 Marinir yang diproyeksikan untuk memperkuat sistem pertahanan kawasan Indonesia bagian tengah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang telah memberikan dukungan luar biasa. Setelah serah terima lahan ini, kita langsung bergerak untuk memulai pembangunan. Jangan ditunda, kita langsung gas agar satuan ini segera dapat beroperasi,” tegasnya.
Panglima Korps Marinir menambahkan bahwa keberadaan Yonif 16 Marinir nantinya tidak hanya memberikan manfaat dari sisi pertahanan negara, tetapi juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, pengembangan kawasan, serta mendukung berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Usai penandatanganan hibah, Bupati Sumbawa bersama Panglima Korps Marinir TNI AL dan rombongan melanjutkan kegiatan dengan meninjau langsung lokasi pembangunan markas Yonif 16 Marinir di kawasan Samota.
Melalui pembangunan Yonif 16 Marinir ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat semakin kuat dalam mendukung pertahanan nasional sekaligus mempercepat terwujudnya pembangunan daerah yang maju, aman, dan berkelanjutan.(red)
Reporter: Muhammad Irsan
Penulis & Editor: Tim Redaksi