Deltanewsroom | Sumbawa, 10 Mei 2026 – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Kerja Daerah (MUKERDA) Pengurus Daerah Nahdlatul Wathan (NW) Kabupaten Sumbawa yang digelar di Aula Hotel Sernu Raya Sumbawa, Minggu (10/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Sumbawa, Ketua MUI Kabupaten Sumbawa, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sumbawa, jajaran Pengurus Daerah Nahdlatul Wathan Kabupaten Sumbawa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumbawa.
Dalam sambutannya, Ketua Pengurus Daerah NW Kabupaten Sumbawa, Ustadz Salsah QH, S.Sos.I., M.Pd.I., menyampaikan bahwa MUKERDA merupakan momentum penting untuk melakukan evaluasi organisasi sekaligus memperkuat arah perjuangan Nahdlatul Wathan ke depan.
Ia menegaskan bahwa NW harus terus menjaga dan menghidupkan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pendiri organisasi melalui trilogi perjuangan Nahdlatul Wathan, yakni yakin, ikhlas, dan istiqomah.
Menurutnya, nilai tersebut menjadi fondasi utama dalam menjalankan dakwah, pendidikan, dan pengabdian sosial di tengah masyarakat.
“Melalui MUKERDA ini, kita ingin memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun langkah-langkah strategis agar NW semakin memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat,” ujarnya.
Ustadz Salsah juga memaparkan bahwa jumlah peserta yang mengikuti MUKERDA mencapai 164 orang, terdiri dari unsur cabang sebanyak 84 orang, unsur Pengurus Daerah NW sebanyak 40 orang, dan unsur muslimat sebanyak 40 orang.
Sementara itu, Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, dalam arahannya menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan dalam menjaga stabilitas sosial serta memperkuat pembangunan berbasis masyarakat.


Menurut Wabup, Nahdlatul Wathan merupakan organisasi yang memiliki kekuatan struktur dan kultur yang sangat dekat dengan masyarakat hingga ke tingkat desa. Karena itu, keberadaan NW dinilai sangat strategis dalam membantu pemerintah daerah memperluas jangkauan pelayanan, pembinaan, dan pembangunan masyarakat. “Pemerintah harus selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Karena itu, keberadaan Nahdlatul Wathan yang memiliki kultur dan struktur organisasi hingga ke desa-desa akan sangat membantu mengoptimalkan pelayanan, pembinaan, dan pembangunan masyarakat di Kabupaten Sumbawa,” ujar H. Ansori.
Ia juga mengapresiasi kontribusi Nahdlatul Wathan selama ini dalam bidang pendidikan, dakwah, sosial kemasyarakatan, hingga penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat Kabupaten Sumbawa.
Menurutnya, organisasi keagamaan memiliki peran besar dalam menjaga moralitas sosial, memperkuat persatuan, serta membangun karakter generasi muda di tengah tantangan perkembangan zaman yang semakin kompleks. “Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan kebersamaan dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Wathan yang selama ini telah banyak berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia,” ungkapnya.
Wabup Ansori berharap MUKERDA tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi mampu melahirkan program-program yang konkret, adaptif, dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh kader dan pengurus NW untuk terus menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah, serta mendukung berbagai program pembangunan daerah demi mewujudkan Kabupaten Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera. “Mari kita terus menjaga semangat kebersamaan, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan program-program yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati Sumbawa secara resmi membuka Musyawarah Kerja Daerah Pengurus Daerah Nahdlatul Wathan Kabupaten Sumbawa Tahun 2026.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan sebagai bagian dari upaya memperkuat peran organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pembangunan daerah berbasis nilai keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
Penulis: Fenna Aksara
Editor: Randi Pratama Putra