Deltanewsroom | Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan yang berlangsung di Aula La Grande ini dibuka secara resmi oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., pada Senin (30/03/2026).
Forum perencanaan pembangunan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sumbawa, Wakil Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, para asisten dan staf ahli bupati, serta perwakilan Bappeda Provinsi NTB. Turut hadir pula para kepala perangkat daerah, Ketua TP PKK, Ketua GOW, tokoh masyarakat, Forum Anak Kabupaten Sumbawa, organisasi kemasyarakatan, serta mitra pembangunan dari dunia usaha dan lembaga internasional seperti PT Amman Mineral Nusa Tenggara, Plan International, dan Australian Aid.
Musrenbang tahun ini mengusung tema “Memantapkan Daya Saing Daerah dan Kesejahteraan Masyarakat melalui Penguatan SDM Unggul, Lingkungan Hijau Lestari, Pemerintah Berkinerja, dan Peningkatan Produktivitas.” Tema tersebut menjadi landasan dalam menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan pembangunan provinsi maupun agenda nasional.
Dalam laporannya, Kepala Bapperida Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Haeriwibowo, S.Si., M.Si., menjelaskan bahwa Musrenbang merupakan tahapan penting untuk memastikan perencanaan pembangunan daerah berjalan sinergis dengan prioritas pembangunan di tingkat provinsi dan nasional.
Ia menambahkan bahwa sejumlah isu strategis menjadi perhatian utama, di antaranya penanganan stunting dan penguatan mitigasi bencana. Selain itu, Kabupaten Sumbawa juga memiliki peluang pengembangan melalui program hilirisasi ternak yang diharapkan mampu menarik investasi serta memperkuat sektor ekonomi daerah.


Untuk tahun 2027, pagu anggaran pembangunan daerah direncanakan mencapai sekitar Rp1,94 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar 61 persen dialokasikan untuk belanja pegawai dan pembiayaan sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, serta perlindungan sosial. Dokumen perencanaan tersebut selanjutnya akan dibawa ke tingkat provinsi untuk dilakukan evaluasi pada akhir Mei sebelum ditetapkan sebagai RKPD Kabupaten Sumbawa Tahun 2027.
Sementara itu, perwakilan Bappeda Provinsi NTB melalui Kepala Bidang P2EPD, Firwansyah, S.Hut., M.Si., memaparkan arah pembangunan jangka menengah Provinsi NTB 2025–2029 yang mencakup tiga agenda utama, yaitu NTB tanpa kemiskinan, NTB makmur, dan NTB mendunia.
Dalam arahannya, Bupati Sumbawa H. Syarafuddin Jarot menegaskan bahwa pembangunan daerah diarahkan untuk mewujudkan visi “Terwujudnya Kabupaten Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera.” Visi tersebut dijabarkan ke dalam lima misi pembangunan, 17 tujuan, 33 sasaran, 10 indikator kinerja utama, serta 45 program unggulan yang menjadi prioritas pemerintah daerah.
Bupati juga menekankan tiga prinsip utama yang menjadi fondasi pembangunan daerah, yakni people, power, dan planet.
Pada aspek people, pemerintah daerah menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing. Sementara pada pilar power, penguatan tata kelola pemerintahan menjadi prioritas melalui peningkatan kinerja birokrasi dan pemanfaatan sistem digital dalam pelayanan publik.
Adapun pada pilar planet, pemerintah daerah menegaskan komitmen menjaga kelestarian lingkungan melalui program Sumbawa Hijau Lestari, termasuk langkah konkret seperti pembentukan satuan tugas pengawasan kawasan hutan.
Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kawasan hutan dari aktivitas yang merusak, termasuk praktik penanaman jagung di kawasan hutan negara yang dapat mengganggu keseimbangan ekosistem.
“Orangnya hebat, pemerintahannya kuat, tetapi kalau alamnya rusak, semuanya akan sia-sia. Karena itu, ketiga prinsip ini harus berjalan seiring,” tegasnya.
Menutup arahannya, Bupati Jarot mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Ia berharap forum Musrenbang dapat menghasilkan rumusan program yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat serta mendorong kemandirian daerah.
“Semoga sinergi kita hari ini mampu melahirkan rencana pembangunan yang mendorong kemandirian dan kesejahteraan bersama di Kabupaten Sumbawa,” pungkasnya. (Delta)