Deltanewsroom | Sumbawa, 20 Mei 2026 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat kolaborasi pembangunan sebagai upaya mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Yayasan CARE Indonesia terkait penguatan kesehatan anak, perlindungan perempuan dan anak, ketahanan ekonomi keluarga, serta ketahanan lingkungan berbasis desa di Kabupaten Sumbawa.
Kegiatan yang berlangsung di Aula H. Hasan Usman Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (20/5), dihadiri para Asisten Sekda Kabupaten Sumbawa, Ketua Pengurus Yayasan CARE Indonesia beserta jajaran, stakeholder terkait, serta kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa.
Ketua Pengurus Yayasan CARE Indonesia, Dr. Abdul Wahib Situmorang, menjelaskan bahwa CARE merupakan organisasi internasional yang berdiri sejak tahun 1945 di Atlanta, Amerika Serikat, dengan fokus pada pembangunan berkelanjutan dan pengentasan kemiskinan di berbagai negara.
Ia menyampaikan bahwa CARE telah hadir di Indonesia sejak tahun 1967 dengan fokus pada sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Dalam kerja sama bersama Pemerintah Kabupaten Sumbawa, CARE Indonesia akan mendorong sejumlah program prioritas, di antaranya pengentasan kemiskinan melalui agroforestry, pengembangan ekonomi sirkular yang mendukung kesehatan masyarakat, serta penguatan masyarakat pesisir melalui pemberdayaan ekonomi perempuan dan kelompok rentan.
Menurutnya, program tersebut selaras dengan arah pembangunan Kabupaten Sumbawa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menekan angka kemiskinan di daerah.


Sementara itu, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., dalam sambutannya menyampaikan bahwa dirinya memiliki kedekatan emosional dengan CARE Indonesia karena pernah bekerja di lembaga tersebut selama kurang lebih tujuh setengah tahun.
Pengalaman tersebut, menurut Bupati, membuat dirinya memahami komitmen CARE Indonesia dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pembangunan yang berkelanjutan.
Bupati Jarot menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk bersama Yayasan CARE Indonesia dan Amman Mineral, guna memperkuat pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Ia juga menjelaskan bahwa Kabupaten Sumbawa saat ini memiliki program unggulan di bidang lingkungan melalui Program Sumbawa Hijau Lestari yang menjadi salah satu program strategis daerah di Provinsi NTB.
Menurut Bupati, kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat berbagai program pembangunan, khususnya di bidang lingkungan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta perlindungan perempuan dan anak.
“Untuk membangun masyarakat Sumbawa, pemerintah daerah akan selalu mendukung setiap program yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Mudah-mudahan kerja sama ini dapat terus berkembang dan menghadirkan program-program berikutnya bagi kemajuan Kabupaten Sumbawa,” ujar Bupati Jarot.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Bupati Sumbawa dan Ketua Pengurus Yayasan CARE Indonesia serta penyerahan cinderamata sebagai simbol penguatan sinergi dan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sumbawa.
Melalui kerja sama tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap kolaborasi lintas sektor dapat semakin memperkuat upaya pengentasan kemiskinan, pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan lingkungan yang berkelanjutan di daerah.
Reporter: Muhammad Irsan
Penulis dan Editor: Tim Redaksi