Revitalisasi SMPN 2 Sumbawa Jadi Prioritas, Wabup Ansori Minta Usulan ke Pusat Segera Dikebut

Deltanewsroom | Sumbawa, 2 Juni 2026 – Kondisi bangunan SMP Negeri 2 Sumbawa yang telah berdiri selama enam dekade tanpa pernah mendapatkan rehabilitasi menyeluruh menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, saat menghadiri acara pelepasan siswa kelas IX di sekolah tersebut, Selasa (2/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Wabup mengaku prihatin melihat kondisi sejumlah fasilitas sekolah yang dinilai sudah tidak layak, meskipun berada di kawasan pusat Kota Sumbawa Besar. Menurutnya, berbagai kerusakan yang terlihat pada bangunan sekolah harus segera menjadi perhatian bersama agar tidak mengganggu proses belajar mengajar.

“Sekolah ini memiliki sejarah panjang dan telah melahirkan banyak generasi. Karena itu, kondisinya harus menjadi perhatian kita bersama. Jangan sampai fasilitas pendidikan yang menjadi tempat mencetak masa depan anak-anak justru tertinggal dari sisi sarana dan prasarana,” ujarnya.

Atas kondisi tersebut, Wabup meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa bersama pihak sekolah segera menyiapkan seluruh dokumen pendukung untuk mengusulkan revitalisasi melalui Program Strategis Nasional (PSN) Revitalisasi Sekolah yang dikelola Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Ia menegaskan bahwa kesiapan data menjadi faktor penting dalam mempercepat peluang memperoleh bantuan pembangunan dari pemerintah pusat. Karena itu, seluruh data pokok pendidikan (Dapodik) dan dokumen pendukung lainnya harus segera dilengkapi dan diperbarui.

“Kesempatan harus dijemput. Semua persyaratan administrasi harus siap sehingga ketika ada peluang program dari pusat, sekolah kita bisa langsung diusulkan,” tegasnya.

Wabup Ansori juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP bersama Wakil Bupati terus berupaya memperjuangkan peningkatan kualitas pendidikan, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun peningkatan mutu sumber daya manusia.

Selain menyoroti kondisi fisik sekolah, Wabup turut mengingatkan pentingnya peran seluruh elemen pendidikan dalam menciptakan generasi unggul. Menurutnya, pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif orang tua, komite sekolah, dan masyarakat.

Kepada para tenaga pendidik, ia berpesan agar terus menjaga kualitas pembelajaran dan memastikan seluruh peserta didik mendapatkan pendampingan yang optimal. Sementara kepada para orang tua, ia mengajak untuk terus memberikan perhatian dan pengawasan terhadap perkembangan anak-anak di rumah.

“Keberhasilan pendidikan lahir dari kolaborasi. Guru, orang tua, komite sekolah, pemerintah, dan masyarakat harus berjalan bersama agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang berkualitas,” katanya.

Dalam momen pelepasan tersebut, Wabup juga memberikan motivasi kepada sekitar 150 siswa kelas IX yang telah menyelesaikan pendidikan di SMPN 2 Sumbawa. Ia mengingatkan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk meraih cita-cita yang lebih tinggi.

Menurutnya, para pelajar saat ini merupakan bagian dari Generasi Emas Indonesia 2045 yang akan menjadi penentu masa depan bangsa. Karena itu, mereka harus terus belajar, bekerja keras, dan menjaga akhlak serta menghormati orang tua.

“Jangan pernah membatasi mimpi. Teruslah belajar, berusaha, dan berdoa. Masa depan yang baik hanya dapat diraih oleh mereka yang memiliki kemauan dan semangat untuk maju,” pesannya.

Sementara itu, pihak SMPN 2 Sumbawa menyampaikan bahwa sekolah yang berdiri sejak tahun 1966 tersebut memang belum pernah mendapatkan rehabilitasi total. Menindaklanjuti arahan Wakil Bupati, pihak sekolah berkomitmen segera menyiapkan seluruh dokumen yang diperlukan untuk pengajuan program revitalisasi ke pemerintah pusat.

Sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah, Wabup juga meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa untuk melakukan pendampingan secara intensif terhadap proses penyusunan usulan tersebut. Pemerintah berharap revitalisasi SMPN 2 Sumbawa dapat segera terealisasi sehingga para siswa memperoleh lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan representatif.

Acara pelepasan siswa berlangsung penuh haru dan ditutup dengan doa bersama serta penyerahan cendera mata dari siswa kepada Wakil Bupati Sumbawa. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa peningkatan kualitas pendidikan merupakan tanggung jawab bersama demi mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera.(red)

Penulis & Editor: Tim Redaksi
Sumber foto : Prokopim Sumbawa