Deltanewsroom | Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, turun langsung meninjau sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga terdampak banjir bandang di Desa Brangkolong dan Desa Muer, Kecamatan Plampang, Minggu (22/2/2026). Kehadiran Wakil Bupati di lokasi bencana menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan penanganan darurat berjalan cepat dan tepat sasaran.
Banjir bandang yang terjadi pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 14.00 hingga 19.00 Wita dipicu oleh hujan berintensitas tinggi yang berlangsung cukup lama. Kondisi tersebut diperparah oleh sedimentasi di aliran sungai serta jebolnya tanggul, sehingga air meluap dan merendam sejumlah permukiman warga. Peristiwa ini bahkan disebut sebagai salah satu kejadian banjir terbesar yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa tahun terakhir.
Data sementara menunjukkan bahwa banjir berdampak pada 12 kepala keluarga atau sekitar 40 jiwa di Desa Muer, serta 94 kepala keluarga dengan total 253 jiwa di Desa Brangkolong. Hingga saat ini, proses pendataan lanjutan masih dilakukan oleh tim di lapangan untuk memastikan seluruh warga terdampak dapat teridentifikasi dan memperoleh penanganan yang dibutuhkan.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati didampingi Kepala Dinas Pangan Kabupaten Sumbawa, unsur Babinsa, Kepala Desa Brangkolong, Kepala Desa Muer, serta jajaran pemerintah desa setempat. Pemerintah daerah menyalurkan bantuan awal berupa kebutuhan pokok seperti mie instan, air mineral, telur, dan matras guna membantu warga memenuhi kebutuhan mendesak pascabencana.
Sebelumnya, langkah tanggap darurat telah dilakukan melalui koordinasi lintas sektor yang melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa, TNI/Polri, Damkar Plampang, Puskesmas Plampang, pemerintah desa dan kecamatan, relawan, serta masyarakat setempat. Tim BPBD juga telah melakukan distribusi bantuan awal sekaligus melakukan asesmen terhadap dampak kerusakan dan kebutuhan lanjutan.


Di hadapan warga, Wakil Bupati menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa masyarakat di dua desa tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan berupaya semaksimal mungkin untuk mempercepat penanganan serta memastikan kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi.
“Kami ikut prihatin atas kejadian banjir yang melanda Desa Brangkolong dan Desa Muer. Hal-hal seperti ini harus cepat kita tangani. Pemerintah daerah akan berupaya maksimal agar kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dan penanganan infrastruktur segera dilakukan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Brangkolong, H. Ahmad, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah yang langsung hadir di tengah masyarakat terdampak. Menurutnya, kehadiran Wakil Bupati memberikan semangat baru bagi warga untuk bangkit dari kondisi sulit pascabencana.
“Kami merasa bangga dan terhormat, Bapak Wakil Bupati datang dan hadir langsung di desa kami. Ini menjadi penyemangat bagi warga untuk bangkit kembali,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga meninjau langsung kondisi tanggul yang jebol serta titik sedimentasi sungai yang menjadi salah satu pemicu utama meluasnya dampak banjir. Pemerintah Kabupaten Sumbawa berencana melakukan evaluasi teknis bersama instansi terkait guna merumuskan langkah penanganan jangka panjang, termasuk normalisasi alur sungai dan penguatan infrastruktur pengendali banjir di kawasan tersebut. (Delta)