Deltanewsroom | Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) menggelar assessmen persiapan panitia seleksi (pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau eselon II di lingkungan Pemkab Sumbawa, yang dilaksanakan di kantor BPSDM Sumbawa, Jumat (15/1/2026).
Kegiatan asesmen tersebut diikuti oleh tim panitia seleksi, tim asesor, serta perwakilan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan menjadi bagian dari proses seleksi pejabat tinggi pratama. Asesmen merupakan bagian penting dari mekanisme seleksi yang digunakan untuk menilai kompetensi, potensi, dan kemampuan kepemimpinan calon ASN yang akan menduduki jabatan strategis. Metode seperti ini sejalan dengan praktik seleksi kompetensi yang dipakai dalam berbagai instansi pemerintahan untuk menegakkan prinsip merit dalam manajemen talenta ASN.
Dalam kegiatan ini, para peserta menjalani serangkaian penilaian yang mencakup pengukuran kompetensi manajerial, analisis potensi serta simulasi tugas jabatan, yang kemudian menjadi dasar pertimbangan pansel sebelum mengusulkan peserta terbaik kepada pejabat pembina kepegawaian. Pendekatan ini dinilai dapat memperkuat objektivitas dan akuntabilitas dalam setiap proses seleksi pejabat struktural di pemerintahan.

Bupati Sumbawa menyampaikan dukungan penuh kepada BPSDM dan tim pansel dalam pelaksanaan assessmen ini. Menurutnya, proses seleksi yang transparan dan berbasis kompetensi merupakan kunci dalam mencetak birokrat yang profesional serta mampu menjawab tantangan pembangunan daerah ke depan.
“Pemkab Sumbawa berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur agar setiap pejabat yang dihasilkan melalui proses seleksi dapat bekerja secara efektif, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati.
Asesmen persiapan pansel eselon II di BPSDM Sumbawa ini diharapkan menjadi tahapan awal menuju pengisian jabatan pimpinan tinggi yang berkualitas, sekaligus memperkuat tata kelola ASN di lingkungan Pemkab Sumbawa. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk menerapkan manajemen talenta ASN yang profesional dan sesuai dengan prinsip-prinsip pemerintahan yang baik (good governance).(Delta