Januari Art Fest Jadi Ajang Apresiasi Seni Tradisi dan Kreativitas Anak Muda

Gelaran Januari Art Fest menjadi ruang apresiasi bagi seni tradisi sekaligus kreativitas generasi muda di Kabupaten Sumbawa. Festival seni yang digelar untuk pertama kalinya ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Sumbawa dan berlangsung selama dua hari, 24–25 Januari 2026, di kawasan Pantai Saliper Ate.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, pada Sabtu malam (24/1). Acara pembukaan turut dihadiri jajaran pimpinan daerah, mulai dari Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan, hingga para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan seni dan budaya lokal.

Pada hari pertama, Januari Art Fest menampilkan konsep Traditional Art Performance dengan beragam pertunjukan seni dan budaya Samawa. Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKS) Kabupaten Sumbawa, Muhammad Irfan, SP., MM., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara DKS dan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Sumbawa, serta diikuti oleh 14 sanggar seni. Festival ini juga telah masuk dalam kalender event daerah.

Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya pengunjung yang memadati kawasan Pantai Saliper Ate untuk menyaksikan berbagai penampilan. Rangkaian pertunjukan menghadirkan perpaduan antara seni tradisi, inovasi pertunjukan, dan ekspresi kreatif generasi muda.

Pada hari kedua, Minggu (25/1), Januari Art Fest dilanjutkan dengan Sumbawa Indie Band Festival yang memberikan ruang bagi musisi lokal untuk menampilkan karya orisinal. Kehadiran festival musik ini memperluas cakupan Januari Art Fest sebagai wadah seni lintas genre.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap Januari Art Fest dapat terus berlanjut dan berkembang menjadi agenda tahunan. Selain sebagai sarana hiburan, kegiatan ini dinilai berperan dalam memperkuat identitas budaya daerah sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis seni dan budaya lokal.